Hari-hari kebelakangan ini makin menyempit
Sehingga tulang rusukku ini berlaga kirikanan..
Dalam waktu berjalur luka,
Dendam dan kebencianku kian meracau..
Kemana dan pada siapa benci dan marah ini bukan lagi penting..
Aku ingin lenyapkan semua rasa ini..
Lahirkan aku kembali biar aku bersih suci.
Berkerut keningku berpeluh kesah,
Sulitnya diri mengukir senyum
Angin yang bertiup juga tak sedingin dulu..
Berdiri dalam ramai aku rasa sepi..
Rasa serupa bangkai semut yang tak dipeduli.
Hari-hari kebelakangan ini menyempit..
Aku makin tersepit..
Rafiz’akarya
No comments:
Post a Comment